SUBANG JAYA MEDICAL CENTRE TERCANTUM DALAM DAFTAR 250 RUMAH SAKIT TERBAIK DUNIA DAN 10 RUMAH SAKIT TERBAIK DI KAWASAN PADA 2026 VERSI NEWSWEEK

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 16 Maret 2026 - 01:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang Jaya Medical Centre (SJMC)

Subang Jaya Medical Centre (SJMC)

KUALA LUMPUR, Malaysia, 16 Maret 2026 /PRNewswire/ — Subang Jaya Medical Centre (SJMC) sukses tercantum dalam Daftar 250 rumah sakit terbaik dunia, serta 10 rumah sakit terbaik di kawasan dalam peringkat "World’s Best Hospitals 2026" yang dirilis Newsweek. Pengakuan ini menempatkan SJMC di antara rumah sakit terkemuka dunia dan memperkuat posisinya sebagai salah satu dari tiga rumah sakit swasta terbaik di Malaysia selama tiga tahun berturut-turut.

Subang Jaya Medical Centre (SJMC)
Subang Jaya Medical Centre (SJMC)

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bryan Lin, Chief Executive Officer, SJMC, sekaligus Regional Chief Executive Officer, Asia OneHealthcare, mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh tim klinis dan operasional. "Kesuksesan SJMC tercantum dalam peringkat "Top 250 World’s Best Hospitals" versi Newsweek merupakan kebanggaan seluruh tim SJMC. Pengakuan ini mencerminkan kepercayaan pasien kepada kami, serta dedikasi para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang setiap hari memberikan layanan kelas dunia," ujar Lin.

"Pencapaian tersebut bukan sekadar sebuah momen penting, melainkan hasil dari upaya bertahun-tahun dalam membangun fondasi klinis yang kuat, investasi pada teknologi medis mutakhir, serta menempatkan pasien sebagai pusat setiap keputusan layanan," tambahnya.

Peringkat tahunan yang disusun Newsweek bersama perusahaan riset data global Statista ini mengevaluasi lebih dari 2.500 rumah sakit di 32 negara. Penilaian dilakukan berdasarkan rekomendasi pakar medis dari seluruh dunia, data pengalaman pasien, indikator kualitas rumah sakit, serta penilaian Patient Reported Outcome Measures (PROMs) dari Statista.

Kesuksesan SJMC tercantum dalam daftar 250 rumah sakit terbaik pada 2026 melanjutkan berbagai penghargaan internasional yang telah diraih dalam beberapa tahun terakhir. Rumah sakit ini sebelumnya juga tercantum dalam daftar "Asia’s Top Private Hospitals" versi Newsweek, serta meraih peringkat nomor satu di Asia untuk tindakan operasi dan penggantian sendi pinggul selama dua tahun berturut-turut. Selain itu, SJMC juga menjadi rumah sakit asal Malaysia dengan jumlah pencantuman terbanyak dalam peringkat rumah sakit terbaik di Asia Pasifik 2025 versi Newsweek.

Pengakuan global ini juga menyusul penunjukan SJMC sebagai salah satu dari empat "Flagship Medical Tourism Hospitals 2025" oleh Kementerian Kesehatan Malaysia. Penunjukan ini menegaskan peran SJMC dalam mewakili Malaysia di sektor layanan kesehatan regional dan internasional. Sejalan dengan program "Malaysia Year of Medical Tourism 2026", SJMC terus mendukung reputasi Malaysia sebagai destinasi pilihan untuk perawatan medis berkualitas tinggi. SJMC melayani pasien dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dan wilayah lain melalui layanan multidisipliner serta perawatan yang komprehensif.

SJMC juga terus menjaga standar ketat kualitas dan keselamatan pasien. Rumah sakit ini menjadi rumah sakit pertama di Asia Pasifik yang memiliki empat sertifikasi "Centre of Excellence" dari Australian Council on Healthcare Standards International (ACHSI) di bidang Onkologi, Kardiologi, Gastroenterologi, dan Pediatri, serta memiliki tiga akreditasi Joint Commission International (JCI) dan enam akreditasi Malaysian Society for Quality in Health (MSQH).

Bryan Lin menambahkan, "Sebagai rumah sakit Malaysia yang diakui secara global, kami memandang pencapaian ini sebagai sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami akan terus memperkuat layanan spesialis, termasuk membangun tim neurologi dan bedah saraf multidisipliner yang berpengalaman untuk menangani perawatan otak kompleks sesuai standar global."

Berpengalaman lebih dari 40 tahun, SJMC selalu berkomitmen meningkatkan kualitas layanan medis, serta mendorong inovasi guna memperkuat perawatan medis yang berpusat pada pasien, sekaligus mendukung tujuan pengembangan sistem kesehatan Malaysia.

Informasi selengkapnya: https://subangjayamedicalcentre.com/.

 

Berita Terkait

Forum Industri tentang Monetisasi Pengalaman 5G-A Tampilkan Berbagai Pencapaian Penting, Percepat Sinergi Perangkat, Jaringan, dan Model Bisnis
IPO Perusahaan Tambang Otonom Pertama di Dunia Gaet Investor Terkemuka, Termasuk Fidelity, J.P. Morgan, dan Barings
ZTE Pamerkan Rangkaian Lengkap Fitur AI di MWC Shanghai 2026, Dorong Era Baru dalam Aktivitas Operasional Berbasis Token
ZTE dan GSMA Gelar ZTE Global Summit & User Congress serta GSMA M360 ASEAN di Lokasi yang Sama sebagai Bagian dari Ajang MWC Shanghai 2026
Kolaborasi Adira Finance & AI Rudder Sukses Pangkas Biaya Operasional Lewat Implementasi AI
HEMIN Foundation Milik Anta Group Terbitkan Laporan Tahunan 2025, Rumah Sakit Umum yang Didanai dari Donasi RMB 2 Miliar Siap Beroperasi pada Tahun Ini
Casio Luncurkan EDIFICE dengan Mesin Otomatis dan Tampilan yang Berubah-ubah Mengikuti Pantulan Cahaya
Osmo Pocket 4P Menghadirkan Kemampuan Pembuatan Film Profesional, Memajukan Kategori Kamera Gimbal yang Dipelopori DJI

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:33

Forum Industri tentang Monetisasi Pengalaman 5G-A Tampilkan Berbagai Pencapaian Penting, Percepat Sinergi Perangkat, Jaringan, dan Model Bisnis

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:49

IPO Perusahaan Tambang Otonom Pertama di Dunia Gaet Investor Terkemuka, Termasuk Fidelity, J.P. Morgan, dan Barings

Selasa, 30 Juni 2026 - 02:41

ZTE Pamerkan Rangkaian Lengkap Fitur AI di MWC Shanghai 2026, Dorong Era Baru dalam Aktivitas Operasional Berbasis Token

Selasa, 30 Juni 2026 - 02:39

ZTE dan GSMA Gelar ZTE Global Summit & User Congress serta GSMA M360 ASEAN di Lokasi yang Sama sebagai Bagian dari Ajang MWC Shanghai 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 02:25

Kolaborasi Adira Finance & AI Rudder Sukses Pangkas Biaya Operasional Lewat Implementasi AI

Berita Terbaru