– "MAJU:ON Final Demo Day" telah diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 21 Mei, dengan tim-tim terbaik yang dipilih dan diberikan dukungan untuk menarik investasi
– Dukungan lanjutan seperti pinjaman investasi berbasis joint funds dan undangan ke berbagai konferensi untuk membantu meletakkan fondasi untuk pengembangan skala global
JAKARTA, Indonesia, 25 Mei 2026 /PRNewswire/ — SK Innovation E&S Pimpin Inovasi Ekosistem Startup untuk Pemuda Indonesia lewat Pendampingan Menyeluruh dan Praktikal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim pemenang utama GISACT melakukan sesi foto bersama pada acara “MAJU:ON Final Demo Day” yang diselenggarakan pada tanggal 21 Mei di Garuda Spark Innovation Hub, Indonesia.
SK Innovation E&S mengumumkan bahwa telah menyelenggarakan acara "MAJU:ON Final Demo Day" pada tanggal 21 Mei di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Indonesia.
Program "MAJU:ON" merupakan program dukungan kewirausahaan pemuda di sektor energi dan lingkungan hidup yang telah digagas SK Innovation E&S di Indonesia sejak tahun lalu, bekerja sama dengan UD Impact, perusahaan solusi. Demo Day adalah ajang presentasi hasil kerja para startup dari angkatan pertama program "MAJU:ON".
Acara ini mencakup sambutan dari para pemangku kepentingan utama, kuliah khusus dari para pakar mengenai transisi energi dan teknologi kecerdasan buatan, presentasi model bisnis dari 10 tim startup beserta upacara penghargaan, serta sesi konsultasi investasi 1-on 1 bersama para pemodal ventura.
Acara ini dihadiri lebih dari 200 peserta, termasuk para pejabat penting dari pemerintah Indonesia seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Investasi (BKPM), Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Kedutaan Besar Korea di Indonesia, perwakilan dari 8 perguruan tinggi daerah, serta ANGIN (Angel Investment Network Indonesia), jaringan angel investor terbesar di Indonesia.
Dr. Ir. Hariyanto, Kepala Biro Perencanaan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam sambutannya menyampaikan, "Kami sangat mengapresiasi kontribusi besar SK Innovation E&S dalam mencetak pemimpin masa depan di sektor energi Indonesia. Kami berharap semakin banyak peluang yang tercipta bagi para wirausahawan muda yang menggerakkan inovasi di industri energi, dan kami akan terus memberikan dukungan."
Para pemenang dipilih berdasarkan penilaian dari dewan juri ahli serta hasil simulasi investasi dari para yang hadir. Secara keseluruhan, lima tim terpilih sebagai pemenang, terdiri dari tiga tim unggulan utama dan dua tim peraih penghargaan khusus. Dalam simulasi investasi tersebut, para hadirin mengalokasikan dana investasi virtual kepada tim yang ingin mereka dukung berdasarkan presentasi yang telah disampaikan.
Gelar tim unggulan utama diraih oleh GISACT, AIGRA, dan Lifeguards. Di antara ketiganya, GISACT selaku pemenang pertama berhasil menarik perhatian dengan mempresentasikan platform wawasan informasi spasial yang mendukung pengambilan keputusan optimal berbasis analisis data geografis, mencakup berbagai bidang mulai dari penanggulangan bencana hingga pertanian. Para juri memberikan penilaian tinggi kepada GISACT atas kemampuan teknologinya yang unik dan daya saingnya yang berbeda dari solusi-solusi yang telah ada.
GISACT sebagai pemenang pertama mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 4.000 USD. Tim peringkat kedua, AIGRA, yang mempresentasikan sistem berbasis kecerdasan buatan untuk mencegah pembusukan produk pertanian, serta tim peringkat ketiga, Lifeguards, yang memperkenalkan teknologi untuk memperpanjang kesegaran buah dan sayuran, masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 2.500 USD dan 1.500 USD. Dua tim peraih penghargaan khusus, Aruponic dan WearaTech, bersama tim-tim pemenang lainnya, akan berkesempatan untuk berpartisipasi dalam jaringan global bersama wirausahawan muda Korea pada konferensi bersama Korea-Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September. Selain itu, setelah melalui tinjauan kelayakan, mereka dapat memperoleh pinjaman bebas bunga hingga 20 juta KRW melalui joint fund yang didirikan oleh UD Impact dan ANGIN.
Anjar Dimara Sakti, CEO GISACT, mengungkapkan, "Program MAJU:ON memungkinkan kami untuk mengubah ide menjadi bisnis nyata. Saya berharap pengalaman ini menjadi titik balik yang akan membawa bisnis kami ke level berikutnya." Ia menambahkan, "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung para wirausahawan muda Indonesia dalam meraih tujuan mereka dan mewujudkan impian untuk merambah pasar global."
Selama 10 bulan terakhir, SK Innovation E&S telah menemukan dan membina sekitar 130 tim serta lebih dari 460 wirausahawan muda di sektor energi dan lingkungan hidup Indonesia melalui program MAJU:ON. Pada Agustus lalu, mereka menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan delapan perguruan tinggi daerah dan merekrut tim-tim peserta, lalu memberikan program dukungan kewirausahaan selama empat pekan. Pada November, mereka menggelar kompetisi ide bisnis dalam format hackathon. Sepuluh tim unggulan yang terpilih kemudian mendapatkan pelatihan intensif di bidang startup dan manajemen, serta berkesempatan untuk berinteraksi dan mendapat masukan dari para pejabat pemerintah Indonesia dan pakar industri melalui serangkaian acara "Networking Day".
SK Innovation E&S menilai positif hasil program MAJU:ON ini dan berencana melanjutkan pembinaan wirausahawan muda Indonesia dengan menyelenggarakan program putaran kedua di masa mendatang.
Shon Dong-Kun, Head of SK Innovation E&S Indonesia, menyatakan, "Melalui program MAJU:ON, saya menyaksikan potensi yang tak terbatas dari para wirausahawan muda Indonesia. Saya berharap program ini dapat menjadi jembatan yang menghubungkan ekosistem industri Indonesia dan Korea."
SK Innovation telah lama berinvestasi di industri-industri di Indonesia, seperti pengembangan energi dan sumber daya alam. Salah satu yang paling menonjol, pada tahun 2006 perusahaan ini menanamkan investasi di ladang gas Tangguh dan sejak saat itu mengimpor LNG yang diproduksi di Indonesia melalui kontrak jangka panjang. Pada tahun 2025, perusahaan ini juga berhasil mendapatkan tiga blok baru yaitu Serpang, Binaiya, dan North Ketapang — melalui proses lelang kompetitif yang dipimpin pemerintah, dan saat ini tengah menjalankan proyek pengembangan sumber daya di blok-blok tersebut.
- SK Innovation
SK Innovation adalah perusahaan solusi energi terpadu di bawah naungan SK Group — konglomerat terbesar kedua di Korea Selatan yang memiliki lebih dari 200 anak perusahaan. SK Innovation merupakan perusahaan energi swasta terbesar di kawasan Asia-Pasifik dengan aset melebihi 100 triliun KRW
Dengan memanfaatkan portofolio bisnisnya yang beragam, grup SK Innovation telah membangun dan mempertahankan kemitraan yang kuat dengan Indonesia. Sebagai contoh, pada tahun 2025, SK Innovation mengamankan tiga blok minyak dan gas — Serpang, Binaiya, dan North Ketapang — guna memperluas bisnis pengembangan sumber daya alamnya di Indonesia.
Selain di sektor energi, SK Innovation juga aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial di Indonesia, seperti beasiswa pendidikan, donor darah, dukungan terhadap festival lokal, serta program pelatihan teknis dan kejuruan, yang semuanya bertujuan untuk menciptakan nilai sosial bagi masyarakat Indonesia.
SK Innovation E&S, sebagai unit bisnis mandiri (Company-In-Company/CIC) dalam SK Innovation, bertanggung jawab atas portofolio pembangkit energi grup yang beragam, mencakup LNG, hidrogen, dan berbagai solusi energi lainnya. Sejak didirikan pada tahun 1999 sebagai perusahaan induk gas kota, SK Innovation E&S telah membangun rantai nilai LNG global dan berkembang menjadi operator bisnis LNG swasta nomor satu di Korea Selatan. Melalui jaringan dan kerja sama strategis yang berkelanjutan dengan berbagai negara, termasuk Indonesia, SK Innovation E&S terus memperluas jejak bisnisnya di tingkat global.
Dr. Ir. Hariyanto, Direktur di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (MEMR) Indonesia, menyampaikan sambutan pada acara “MAJU:ON Final Demo Day” yang diselenggarakan pada tanggal 21 Mei di Garuda Spark Innovation Hub, Indonesia.
Lee Jong-mun, Head of LNG Business Division SK Innovation E&S, menyampaikan sambutan pada acara “MAJU:ON Final Demo Day” yang diselenggarakan pada tanggal 21 Mei di Garuda Spark Innovation Hub, Indonesia.
CEO GISACT, Anjar Dimara Sakti, selaku tim pemenang utama, menerima penghargaan pada acara “MAJU:ON Final Demo Day” yang diselenggarakan pada tanggal 21 Mei di Garuda Spark Innovation Hub, Indonesia.
Para tokoh utama dan peserta melakukan sesi foto bersama pada acara “MAJU:ON Final Demo Day” yang diselenggarakan pada tanggal 21 Mei di Garuda Spark Innovation Hub, Indonesia. (Baris belakang, dari kiri ke-7: Shon Dong-kun, Country Head SK Innovation E&S Indonesia; dari kiri ke-8: Chung Hae-kwan, Minister Counselor Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia; dari kanan ke-2: Kim Jeong-heon, CEO UD Impact; dari kanan ke-4: Lee Jong-hwan, Head of LNG Business Operation Office SK Innovation E&S; dari kanan ke-5: Lee Jong-mun, Head of LNG Business Division SK Innovation E&S; dari kanan ke-6: Dr. Ir. Hariyanto, Direktur di Kementerian ESDM Indonesia. Baris depan: peserta dari 10 tim finalis.)








